
Bima, Bimeks.-
Mengantisipasi kekurangan stok darah di RSUD Bima, Mbojo Journalist Club (MJC) bersama Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima menggelar aksi donor darah. Kegiatan itu juga sekaligus memperingati HUT ke-64 RI dan HUT ke-369 Bima.
Aksi donor darah di Paruga Parenta, Sabtu (15/8) lalu mengumpulkan 40 kantung darah. Jumlah itu lebih banyak dibandingkan kegiatan serupa sebelumnya.
Humas RSUD Bima, dr H Sucipto, menyambut baik kegiatan itu. Apalagi, menjelang Ramadan biasanya stok darah tidak ada, karena warga jarang yang mau mendonorkan darahnya.
“Kami berterimakasih kepada wartawan dan Humas yang menggagas kegiatan donor darah ini, karena membantu kelangkaan stok darah di RSUD Bima,” katanya.
Namun, dijelaskannya, jangan sampai wartawan memertanyakan jika darahnya diperjualbelikan ke pasien. Darah tersebut, sebenarnya tidak dibayar, namun yang dibebankan ke pasien adalah biaya cuci darah dari bakteri atau penyakit. “Jadi ada biaya yang dibebankan ke pasien sekitar 120 ribu rupiah, namun itu bukan untuk membayar darahnya,” ungkapnya.
Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima, Abdul Wahab, SH, mengatakan kegiatan donor itu mendapat sambutan dari Bupati Bima. Bahkan, secara khusus mengeluarkan surat resmi yang menghimbau seluruh pegawai mendonorkan darahnya.
“Bupati menyurati semua kepala dinas, agar masing-masing 10 pegawainya mendonorkan darah, sehingga kami targetkan darah yang terkumpul lebih dari 300 kantung,” katanya.
Hanya saja, kata dia, banyak yang tidak sempat hadir. Jika ada yang hadir, diantara mereka tidak diijinkan mendonorkan darah oleh dokter, lantaran tensi darah rendah atau kurang tidur.
Pantauan Bimeks, pimpinan satker yang mendonorkan darahnya, Kepala Dinas Perkebunan, Ir Heru Priyono dan Kasat Pol PP, Drs Amiruddin. Hadir juga Kepala Dinas Transmigrasi dan tenaga Kerja, Drs H Makruf dan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi, Drs Syahbudin. Keduanya tidak ikut donor darah dan hanya mengantar pegawainya menyumbangkan darah.
Sementara itu, Koordinator MJC Bima, Haris Mahtul, berharap darah yang terkumpul bisa mencapai ratusan, seandainya pegawai semua instansi yang sudah disurati hadir menyumbangkan darah. “Seandainya semua orang punya kepedulian, maka RSUD Bima tidak akan kekurangan stok darah. Setetes darah dapat menyelamatkan jiwa orang lain,” katanya.
Selain itu, kata Haris, akan membantu pasien yang membutuhkannya. Disyukurinya untuk kegiatan ini jumlah wartawan yang mendonorkan darah lebih banyak. (BE.16)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar